Sunday, August 16, 2026
HomeLintas KotaMonev Dinkes DKI: Pantau Kasus COVID dan ISPA

Monev Dinkes DKI: Pantau Kasus COVID dan ISPA

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk memantau perkembangan kasus COVID-19 dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Jakarta. Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki Sistem Kewaspadaan dan Respons Dini (SKDR) untuk mengawasi potensi wabah penyakit seperti COVID-19, ISPA, dan penyakit lainnya. Meskipun kasus ISPA masih terkendali, Dinkes DKI Jakarta terus melakukan monitoring terhadap perkembangan kasus. Fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh Jakarta, termasuk puskesmas pembantu dan puskesmas kecamatan, tetap siaga untuk membantu masyarakat. Total kasus ISPA di Jakarta mencapai 1.966.308 kasus sejak Januari hingga Oktober 2025, dengan peningkatan jumlah kasus yang mulai teridentifikasi sejak Juli 2025.

Ani juga mengingatkan gejala ISPA yang meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam. Pencegahan ISPA dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumunan, dan menggunakan masker saat berada di ruang padat. Selain itu, penting untuk menerapkan etika batuk dan bersin, membatasi aktivitas saat sedang sakit, menghindari asap rokok, serta meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola makan sehat, istirahat cukup, olahraga rutin, dan manajemen stres yang baik.

Dinkes DKI Jakarta terus berupaya menjaga kesehatan masyarakat dengan melakukan monitoring dan memberikan edukasi tentang pencegahan ISPA. Masyarakat diharapkan dapat aktif mengikuti anjuran dan protokol kesehatan yang telah ditetapkan untuk mencegah penyebaran penyakit. Semua langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengendalikan penyebaran ISPA dan menjaga kesehatan masyarakat Jakarta.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer