Monday, August 17, 2026
HomeHiburan10 Bahasa Resmi Sidang Umum UNESCO 2025: Indonesia Terpilih

10 Bahasa Resmi Sidang Umum UNESCO 2025: Indonesia Terpilih

UNESCO Menetapkan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi di Sidang Umum Tahun 2025

Pada Sidang Umum tahun 2025, Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah menetapkan sepuluh bahasa resmi yang akan digunakan. Dari sepuluh bahasa tersebut, Bahasa Indonesia diakui sebagai salah satu bahasa resmi yang penting. Keputusan ini menandai peran Bahasa Indonesia yang semakin luas di forum internasional, terutama dalam urusan diplomasi budaya dan pendidikan global. Selain itu, pengakuan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat komunikasi lintas budaya, meningkatkan akses informasi bagi negara anggota, dan menegaskan komitmen UNESCO terhadap keberagaman bahasa di seluruh dunia.

Berdasarkan Rules of Procedure of the General Conference UNESCO, terdapat dua kategori bahasa yang digunakan, yaitu bahasa resmi (official languages) dan bahasa kerja (working languages). Bahasa kerja digunakan dalam komunikasi sepanjang sesi debat, interpretasi simultan, dan penyusunan dokumen harian. Sementara bahasa resmi digunakan dalam penerjemahan dokumen resmi seperti amandemen konstitusi, resolusi, dan laporan hasil sidang.

Sepuluh bahasa resmi yang digunakan dalam Sidang Umum UNESCO 2025 meliputi Arab, Bahasa Indonesia, Mandarin, Inggris, Prancis, Hindi, Italia, Portugis, Rusia, dan Spanyol. Sedangkan bahasa kerja yang tetap digunakan adalah Arab, China, Inggris, Prancis, Rusia, dan Spanyol.

Dalam Sidang Umum, Bahasa Indonesia akan digunakan dalam berbagai dokumen resmi dan sidang pleno. Hal ini memungkinkan masyarakat Indonesia untuk mengakses informasi, kebijakan, dan keputusan UNESCO dengan lebih mudah. Inisiatif ini menandai sejarah baru dalam upaya pemerintah memperluas penggunaan Bahasa Indonesia secara global, meningkatkan kehadiran bahasa nasional Indonesia di tingkat internasional, dan memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada masyarakat dari berbagai negara. Sidang Konferensi Umum UNESCO ke-43 akan diselenggarakan pada 11 November 2025 di Samarkand, Uzbekistan, sebelum dilanjutkan pada 24-25 November 2025 di Markas Besar UNESCO, Paris.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer