Setiap bulan November, lapangan sepak bola Inggris penuh dengan pemain, pelatih, dan komentator yang mengenakan jersey berbentuk bunga poppy merah. Simbol yang bermakna mengenang jasa pahlawan Inggris dan persemakmuran yang gugur di medan perang. “Bunga Poppy” menjadi cara untuk merayakan “Remembrance Day” atau hari pahlawan di Britania Raya. Masyarakat Inggris, termasuk komunitas sepak bola, mengenang pengorbanan para pejuang yang gugur dalam tugas perang. Liga Premier Inggris juga turut memperingati momen ini dengan jersey khusus bergambar bunga poppy merah di bulan November.
Bunga poppy merah menjadi simbol penghormatan setelah Perang Dunia pertama tahun 1918. Dipilih karena tumbuh subur di medan perang di Perancis dan Belgia, tempat ribuan tentara Inggris gugur. Warna merah pada bunga poppy melambangkan darah para prajurit dan menjadi simbol persatuan rakyat Inggris. Klub-klub Premier League bergabung dalam kampanye untuk menghormati para pahlawan nasional, meskipun ada pemain yang memilih untuk tidak memakainya. Pada tahun 2025, seluruh klub kembali mengenakan jersey bunga poppy mulai dari 23 Oktober hingga 11 November.
Tidak hanya sebagai simbol, jersey bunga poppy juga menjadi bagian dari kegiatan amal. Liga Premier bekerjasama dengan The Royal British Legion untuk melelang jersey yang telah digunakan pemain. Hasil lelang akan disumbangkan untuk membantu komunitas Angkatan Bersenjata dan keluarga mereka. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian dunia sepak bola Inggris terhadap para prajurit yang telah berkorban demi negara. Kabar baiknya, pelelangan dilakukan secara daring sehingga siapapun dapat turut berkontribusi dalam membantu komunitas tersebut.








