AC Milan dan Inter Milan, dua raksasa Serie A Italia, telah resmi bekerja sama dalam akuisisi Stadion San Siro dan lahan di sekitarnya dari dewan kota Milan. Langkah ini merupakan bagian dari rencana besar kedua klub untuk merobohkan stadion legendaris tersebut dan membangun arena baru yang lebih modern. Penandatanganan akta jual beli antara AC Milan, FC Internazionale Milano, dan Pemerintah Kota Milan untuk akuisisi San Siro Great Urban Function telah diumumkan. Proyek ini melibatkan keterlibatan RedBird Capital (AC Milan) dan Oaktree Capital (Inter Milan) yang telah menunjuk firma arsitektur terkenal, Foster + Partners dan Manica, untuk merancang stadion baru berkapasitas 71.500 penonton. Pada tahap awal, stadion lama akan dihancurkan, namun sebagian struktur bersejarah akan dipertahankan sebagai monumen warisan sementara pembangunan kawasan komersial dan residensial di sekitar area San Siro dilakukan.
Meskipun proyek ini sedang berjalan, kejaksaan Milan telah membuka penyelidikan terkait dugaan rekayasa penawaran dalam proses akuisisi lahan. Meski demikian, keluhan tersebut tidak dianggap menghambat proses akuisisi. Pembaharuan stadion-stadion di Italia semakin mendesak dengan adanya investasi asing ke klub-klub Serie A dan persiapan menjadi tuan rumah Euro 2032 bersama Turki. San Siro, yang dibangun pada tahun 1926 dan direnovasi menjelang Piala Dunia 1990, saat ini dianggap sudah ketinggalan zaman dibandingkan dengan stadion-stadion modern di Eropa. Selain digunakan untuk pertandingan sepak bola, San Siro juga sering menjadi tempat konser musik. Dalam rencana pengembangan ini, San Siro masih akan digunakan oleh AC Milan dan Inter hingga selesainya pembangunan stadion baru di lokasi terdekat.
Dukungan finansial untuk proyek ini berasal dari Goldman Sachs, JPMorgan, Banco BPM, dan BPER Banca. Meskipun rencana penghancuran San Siro pertama kali dibahas pada 2019 dan mendapat penolakan dari sebagian politisi dan warga lokal, kini masa depan stadion ini mulai terang karena akan menjadi simbol baru dalam dunia sepak bola Milan. Selain menjadi pusat upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026, San Siro juga akan dijadikan lokasi pembangunan kawasan baru. Artinya, San Siro akan berevolusi menjadi simbol baru dalam sejarah sepak bola Italia, dengan harapan menjadi tempat yang diperhitungkan di kancah sepak bola Eropa.


