Wednesday, December 17, 2025
HomeHumanioraBerapa Besaran Kekayaan Kepala BNPB Suharyanto?

Berapa Besaran Kekayaan Kepala BNPB Suharyanto?

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yakni Suharyanto sedang sibuk menangani bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Dalam beberapa hari terakhir, namanya kerap muncul di media massa karena perannya yang penting dalam penanganan darurat kebencanaan di tiga provinsi tersebut. Dengan posisinya sebagai Kepala BNPB, Suharyanto menjadi juru bicara utama dalam konferensi pers yang memberikan informasi terbaru mengenai situasi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berdasarkan laporan BNPB, jumlah korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor terus bertambah menjadi 442 jiwa.

Suharyanto telah menjabat sebagai Kepala BNPB sejak tahun 2021 setelah menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya dan Sekretaris Militer mantan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo. Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Suharyanto pada tahun 2024 menunjukkan total harta kekayaan sebesar Rp25,26 miliar. Kekayaannya sebagian besar berasal dari aset properti berupa tanah dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp15,82 miliar. Di antara asetnya adalah tanah dan bangunan di beberapa kabupaten/kota, seperti Bandung Barat, Bandung, Surabaya, dan Bogor.

Selain properti, Suharyanto juga melaporkan memiliki alat transportasi berupa dua unit kendaraan. Selain itu, harta bergerak lainnya dan kas serta setara kas juga tercatat dalam laporan kekayaan tersebut. Meskipun memiliki harta yang signifikan, Suharyanto juga menyebut memiliki utang sebesar Rp38,09 juta. Dengan demikian, total kekayaan bersihnya setelah dikurangi utang tersebut adalah Rp25,26 miliar.

Meski tengah sibuk menangani bencana dan memiliki tanggung jawab besar sebagai Kepala BNPB, Suharyanto tetap mengelola harta keuangannya dengan bijaksana. Semua informasi ini memberikan gambaran lebih jelas tentang sosok Suharyanto, baik dari segi profesionalisme dalam penanggulangan bencana maupun kekayaan pribadinya.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer