Pertandingan antara Rajawali Medan dan Kesatria Bengawan Solo (KBS) berlangsung sengit dengan skor akhir 78-81 untuk kemenangan Rajawali Medan di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah. Meskipun KBS kalah, mereka tetap menunjukkan perlawanan yang gigih sejak kuarter pertama hingga kuarter ketiga dengan unggul tipis. KBS hanya menggunakan pemain lokal dalam pertandingan tersebut, yang membuat pelatih Kepala KBS, Anthony Garbelotto, merasa bangga dengan semangat perjuangan timnya. Meski tidak dapat memainkan pemain impor karena masalah administrasi yang masih terkendala, KBS tetap berusaha keras.
Abraham Wenas, pemain KBS, mengungkapkan rasa kekecewaannya atas kekalahan tersebut dan menekankan pentingnya untuk meningkatkan kinerja tim di finishing. Di pihak Rajawali, Brandone Francis mengaku tidak sepenuhnya puas meskipun timnya memenangkan pertandingan. Dia mengapresiasi perlawanan keras yang diberikan oleh KBS dan menyadari bahwa Rajawali perlu terus meningkatkan performa tim di laga-laga selanjutnya.
Efri Meldi, pelatih Kepala Rajawali Medan, juga mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap hasil pertandingan tersebut meski timnya berhasil meraih kemenangan. Ia menyatakan bahwa situasi KBS dalam pertandingan ini berbeda dari sebelumnya dan memberikan apresiasi kepada suporter tuan rumah. Laga ini dianggap sebagai awal yang baik bagi Rajawali untuk melangkah ke laga-laga selanjutnya dengan lebih baik lagi.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menunjukkan persaingan yang ketat antara kedua tim. Para pemain dan pelatih dari kedua tim menyadari pentingnya untuk terus meningkatkan performa dan fokus di setiap pertandingan. Suporter yang hadir di GOR Sritex Arena Solo juga memberikan dukungan yang luar biasa bagi kedua tim, menciptakan atmosfer yang mendukung jalannya pertandingan. Semoga kedua tim dapat terus berkompetisi dengan semangat yang sama di pertandingan mendatang.


