Thursday, February 19, 2026
HomeBisnisPTPP Mulai Pembangunan Huntara di Wilayah Terdampak Bencana

PTPP Mulai Pembangunan Huntara di Wilayah Terdampak Bencana

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) bersama dengan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) telah memperkuat komitmen mereka untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatera, terutama di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Utara. Penyediaan hunian sementara menjadi bagian krusial dari strategi pemulihan pascabencana yang berkelanjutan, seperti yang diungkapkan Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, dalam keterangannya di Jakarta. Pembangunan huntara ini disiapkan untuk menjadi ruang transisi sebelum pemulihan jangka menengah dan panjang dilaksanakan, dengan fokus juga pada pembukaan kembali akses dan pemulihan infrastruktur dasar.

Dalam kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pembangunan huntara dilakukan secara terencana, cepat, dan terukur, dengan target nasional sebanyak 15 ribu unit huntara dalam tiga bulan ke depan. PTPP terlibat dalam pembangunan 600 unit huntara di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Utara sebagai bagian dari kontribusi BUMN dalam mendukung pemulihan pascabencana. Di Kabupaten Aceh Tamiang, PTPP telah menyelesaikan 94 unit huntara berbasis sistem panggung, sementara di Kabupaten Aceh Utara, sebanyak 118 unit telah selesai per tanggal 15 Januari 2026.

Setiap hunian dirancang sebagai kawasan siap huni dengan fasilitas pendukung seperti MCK, tandon air, musala, tempat wudu dan cuci, jalan pedestrian, sistem drainase, serta sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) kawasan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sejak awal pemulihan. Pembangunan dilaksanakan secara cepat dan terukur dalam kolaborasi antara Danantara dan PTPP, serta berkoordinasi dengan BP BUMN untuk memastikan respons yang diberikan tepat sasaran.

Seluruh proses pembangunan berlangsung melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan respons yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Pembangunan huntara ini menjadi langkah penting dalam upaya pemulihan di wilayah Aceh dan sekitarnya, menyusul pemulihan infrastruktur dan akses pendukung lainnya. Kolaborasi ini penting untuk mempercepat proses pemulihan dan memberikan hunian sementara yang aman dan layak bagi warga terdampak bencana.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer