Pagi ini, IHSG Bursa Efek Indonesia bergerak menguat dengan posisi 8.167,35, naik 20,63 poin atau 0,25 persen. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga mengalami kenaikan sebesar 2,69 poin atau 0,32 persen ke posisi 835,49. Menurut pengamat pasar Reydi Octa, IHSG memiliki potensi untuk berada dalam rentang 8.000-8.300. Faktor utama yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG dalam dua hari ke depan adalah kelanjutan dari penanganan tentang Morgan Stanley Capital International (MSCI). Pelaku pasar juga mencermati data Badan Pusat Statistik yang akan merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025. Konsensus memperkirakan pertumbuhan tersebut sebesar 5 persen (yoy), lebih rendah dari tahun sebelumnya. OJK juga menargetkan free float sebesar 15 persen akan dilakukan secara bertahap dalam tiga tahun. Dari mancanegara, pelaku pasar akan memperhatikan data retail sales kawasan Eropa dan pertemuan Europan Central Bank (ECB) beserta Bank of England (BoE). Pada hari sebelumnya, bursa Amerika Serikat (AS) bergerak variatif, mempengaruhi juga bursa saham regional Asia pagi ini. Kabar terbaru ini menjadikan IHSG sebagai topik perbincangan penting di pasar modal.


