Wednesday, May 13, 2026
HomeFinansialEvaluasi Kunjungan Menkeu ke AS dan Dampaknya Terhadap Fiskal RI

Evaluasi Kunjungan Menkeu ke AS dan Dampaknya Terhadap Fiskal RI

Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa telah mengunjungi Amerika Serikat untuk bertemu dengan berbagai pemangku kepentingan global. Kunjungan ini, menurut Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet, dianggap membantu meredam kekhawatiran pasar terhadap posisi fiskal Indonesia. Yusuf menekankan bahwa pesan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut harus jelas dan konsisten dengan implementasi kebijakan Pemerintah Indonesia.

Selain itu, Yusuf juga menyoroti tantangan yang dihadapi pemerintah terkait fleksibilitas ruang fiskal. Dalam menghadapi normalisasi harga komoditas, penerimaan negara mungkin akan mengalami tekanan, sementara belanja negara tetap kaku. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk mencegah risiko pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Yusuf mengingatkan bahwa pasar akan sangat memperhatikan langkah-langkah konkret yang diambil setelah kunjungan Menteri Keuangan ke AS, seperti reprioritisasi belanja, penguatan penerimaan yang realistis, dan strategi pembiayaan defisit. Risiko pelebaran defisit tanpa strategi yang kredibel dapat berdampak pada peningkatan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) dan biaya utang.

Sebagai catatan, Menteri Keuangan Purbaya telah melakukan pertemuan strategis dengan berbagai lembaga global, yang mengapresiasi arah strategi kebijakan fiskal Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Semua langkah dan kebijakan yang diambil oleh pemerintah akan menjadi penentu kualitas kebijakan fiskal Indonesia di mata pasar global.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer