Aktivitas Perdagangan di Bursa Berjangka Jakarta Semakin Beragam
Jakarta (ANTARA) – Aktivitas perdagangan di Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Future Exchange (JFX) sepanjang bulan Mei 2026 menunjukkan adanya peningkatan diversifikasi instrumen yang dimanfaatkan oleh pelaku pasar. Hal ini mencerminkan perkembangan positif dalam pemanfaatan bursa sebagai sarana transaksi, pembentukan harga, dan pengelolaan risiko bagi kebutuhan pasar yang beragam.
Volume Transaksi Olein Meningkat Pesat
Direktur Utama JFX, Yazid Kanca Surya, menyebutkan bahwa salah satu sorotan utama di JFX selama bulan Mei adalah aktivitas perdagangan olein. Dalam beberapa pekan terakhir, volume transaksi produk turunan sawit tersebut melonjak tajam hingga 267,75 persen pada pekan ketiga Mei dibandingkan dengan pekan sebelumnya, mencapai 37.437 lot. Nilai transaksi juga meningkat signifikan sebesar 338,73 persen menjadi Rp3,83 triliun. Dengan pertumbuhan tersebut, olein menjadi salah satu komoditas dengan aktivitas perdagangan terbesar di JFX.
Yazid juga menekankan bahwa peningkatan aktivitas perdagangan ini menunjukkan minat yang semakin besar dari pelaku pasar terhadap komoditas yang relevan dengan industri dan perdagangan. Pasar minyak nabati merupakan pasar yang sangat dinamis karena dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari produksi hingga permintaan industri, serta harga komoditas substitusi seperti soybean oil.
Perkembangan Positif pada Instrumen Lainnya
Selain itu, aktivitas perdagangan di JFX selama Mei 2026 juga menunjukkan pemanfaatan berbagai instrumen lainnya oleh pelaku pasar sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Instrumen Penyalur Amanat Luar Negeri (PALN) masih menjadi kontributor utama dengan volume transaksi mencapai 5,02 juta lot dan nilai Rp229,35 triliun. Di sisi lain, transaksi emas digital juga mengalami perkembangan positif dengan volume transaksi 33.797 dan nilai Rp87,45 miliar.
Aktivitas perdagangan di segmen bilateral juga mencapai volume transaksi yang signifikan, menunjukkan bahwa pelaku pasar tetap memanfaatkan berbagai segmen perdagangan yang tersedia sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan transaksi masing-masing.


