Saturday, July 18, 2026
HomeBursaIHSG Turun 4% ke 5.594: Pelemahan Semua Sektor Berdampak Negatif

IHSG Turun 4% ke 5.594: Pelemahan Semua Sektor Berdampak Negatif

IHSG Ditutup Melemah 4% ke Level 5.594 di Tengah Tekanan Jual

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali ditutup melemah pada Jumat sore, terbebani oleh pelemahan semua sektor saham. IHSG turun 245,01 poin atau 4,20 persen ke posisi 5.594,77. Sektor saham unggulan atau indeks LQ45 juga turun 23,17 poin atau 3,99 persen ke posisi 557,75.

Kondisi yang Mempengaruhi Penurunan IHSG

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyebut bahwa beberapa ketidakjelasan kebijakan pemerintah dan rumor pasar yang direspon negatif oleh pelaku pasar menjadi pendorong utama dari tekanan jual di pasar modal Indonesia. Sejumlah kebijakan pemerintah seperti revisi UU P2SK dan realisasi APBN 2026 yang mencatat defisit juga menjadi faktor yang memengaruhi sentimen pasar.

Pelemahan nilai tukar rupiah juga memicu spekulasi terkait kemungkinan Bank Indonesia akan mengadakan Rapat Dewan Gubernur Darurat. Para pelaku pasar juga akan memperhatikan rilis data cadangan devisa, consumer confidence, dan retail sales pada pekan depan untuk mencari katalis positif.

Pergerakan Sektoral dan Frekuensi Perdagangan

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua sektor saham mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi & logistik turun paling dalam sebesar 5,75 persen. Saham-saham seperti MUTU, MMIX, CBPE, LFLO, dan BTON mengalami penguatan, sementara saham seperti WIFI, ARKO, RSGK, APIC, dan RMKE mengalami penurunan harga.

Frekuensi perdagangan saham mencapai 2.194.595 kali transaksi dengan volume 38,04 miliar lembar saham senilai Rp31,73 triliun. Dari 108 saham yang naik, 626 saham turun, dan 81 saham stagnan.

Di pasar saham regional Asia, terjadi pelemahan seragam di indeks Nikkei, Shanghai, Hang Seng, dan Strait Times, mencerminkan tekanan global yang memengaruhi pasar saham secara luas.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer