Wakil Menteri PKP Nilai Penataan Kawasan Kumuh Berpotensi Ubah Masa Depan Desa Pesisir
Menurut Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah, penataan kawasan kumuh memiliki potensi besar untuk mengubah masa depan desa pesisir. Tindakan ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga membuka peluang pembangunan berkelanjutan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Peresmian Hasil Pembangunan DAK PPKT di Desa Soro
Pada 15 Juni 2026, Fahri Hamzah meresmikan hasil pembangunan Dana Alokasi Khusus Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) Kawasan Dorokarama II Segmen I Tahun 2025 di Desa Soro, Kabupaten Dompu, NTB. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kawasan pesisir mulai bangkit dan berperan penting dalam visi Indonesia Emas 2045.
Fahri menegaskan bahwa upaya penataan kawasan kumuh tidak hanya sekadar perbaikan fisik lingkungan, namun juga sebagai instrumen penting dalam menciptakan perubahan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kawasan Dorokarama II menjadi contoh bahwa dengan dukungan kebijakan dan program pembangunan yang tepat, masyarakat mampu bertransformasi secara positif.
Pentingnya Pembangunan Manusia Sejalan dengan Fisik
Selain infrastruktur permukiman, Fahri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan. Hal ini dianggap sebagai landasan menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pembangunan fisik dan manusia harus berjalan beriringan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan.
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, turut mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam program pengentasan permukiman kumuh terpadu di Desa Soro. Program ini dianggap telah membawa perubahan positif dengan peningkatan kualitas lingkungan hunian yang lebih sehat, aman, dan layak.
Luas Kawasan Dorokarama II mencapai 8,7 hektare, namun baru 2,28 hektare yang ditangani melalui program DAK PPKT. Oleh karena itu, masih diperlukan intervensi lanjutan untuk kawasan yang belum tertangani. Pemerintah Kabupaten Dompu berharap dukungan dari pemerintah pusat akan terus berlanjut untuk penanganan kawasan kumuh secara bertahap dan berkelanjutan.


