Progres Pembangunan Proyek Tol Lingkar Pekanbaru Capai 77 Persen
PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) mengumumkan bahwa progres pembangunan Proyek Tol Lingkar Pekanbaru di Provinsi Riau telah mencapai 77 persen pada akhir Juni 2026. Proyek ini dijadwalkan selesai pada Februari 2027.
Teknologi Konstruksi Terintegrasi
Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, menjelaskan bahwa pembangunan proyek ini didukung oleh sejumlah teknologi konstruksi yang terintegrasi dengan baik. Salah satunya adalah penerapan Building Information Modeling (BIM) yang memungkinkan penggunaan model digital untuk manajemen proyek secara efisien.
“BIM tidak hanya digunakan sebagai media visualisasi 3D, tetapi diterapkan secara terintegrasi mulai dari 2D, 3D, 4D, 5D, hingga 7D. Melalui satu model digital yang saling terhubung, informasi proyek seperti gambar teknik, tahapan konstruksi, biaya, hingga data aset dapat dikelola lebih efektif,” kata Resnu.
Penerapan Teknologi Lainnya
Selain BIM, proyek ini juga menggunakan Common Data Environment (CDE) dan Digital Survey untuk meningkatkan kolaborasi dan pengendalian pekerjaan. Melalui CDE, semua dokumen dan gambar kerja dikelola dalam satu platform digital yang memungkinkan akses real-time. Sedangkan Digital Survey menggunakan fotogrametri “drone” untuk pengukuran progres pekerjaan secara cepat dan akurat.
“Sinergi antara BIM, CDE, dan Digital Survey membentuk ekosistem digital yang saling terhubung dan memperkuat alur kerja yang effisien,” tambah Resnu.
Melalui inovasi-inovasi digital ini, Proyek Tol Lingkar Pekanbaru berusaha meningkatkan kualitas konstruksi, transparansi, serta efektivitas tata kelola proyek. Hal ini sejalan dengan upaya pembangunan infrastruktur yang modern, efisien, berkelanjutan, dan mendukung penerapan smart construction di lingkungan HKI.


