Pelaku Pasar Respons Positif Terhadap Pidato Presiden Prabowo Subianto
Di Jakarta, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Irvan Susandy, menilai bahwa penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) didorong oleh tanggapan positif dari pelaku pasar terhadap Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto. Pelaku pasar merespons dengan baik laporan terkait perkembangan Indonesia, stabilitas, pertumbuhan ekonomi, dan peluang-peluang dari pemerintahan Prabowo Subianto.
Irvan menyampaikan bahwa perkembangan positif ini menjadi landasan kuat bagi pasar modal Indonesia untuk terus berkembang ke depan. Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, para perusahaan tercatat (emiten) juga akan mengalami pertumbuhan yang positif, serta berdampak pada pasar modal Indonesia secara keseluruhan.
Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Bukan Tujuan Akhir
Hari ini, Presiden Prabowo Subianto memberikan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI untuk tahun 2026. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi dan investasi bukanlah tujuan akhir dari pembangunan, tetapi sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa realisasi investasi Indonesia pada tahun 2025 mencapai angka Rp1.931 triliun dan berhasil menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja. Dia juga optimis bahwa dengan kebijakan yang tepat, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai angka 6 persen hingga akhir tahun ini.
Dengan kondisi saat ini, pasar modal Indonesia menjadi semakin menarik bagi investor asing maupun domestik. Pertumbuhan ekonomi yang stabil dan positif, serta kebijakan yang tepat dari pemerintah, menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai destinasi investasi yang menjanjikan.


