Wednesday, September 9, 2026
HomeBursaProyeksi Ekonom: IHSG Diproyeksikan 6.500–7.000 di Q3 2026

Proyeksi Ekonom: IHSG Diproyeksikan 6.500–7.000 di Q3 2026

Ekspektasi IHSG Menggapai Level 6.500-7.000 pada Kuartal III 2026

Rully Arya Wisnubroto, Kepala Riset & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, memprediksi bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi mencapai level 6.500-7.000 pada kuartal III 2026. Menurutnya, salah satu faktor utama yang akan memengaruhi kinerja IHSG adalah adanya aliran dana masuk dari investor asing.

Walau begitu, Rully mengungkapkan bahwa saat ini belum terlihat peningkatan signifikan dalam aliran dana tersebut. Menurutnya, hal ini dapat mempengaruhi kenaikan IHSG pada kuartal III 2026 agar tidak terjadi secara signifikan seperti beberapa tahun sebelumnya yang mencapai 9 ribu poin.

Volatilitas dan Sentimen IHSG

Rully juga menekankan bahwa proyeksi IHSG masih akan sangat bergantung pada sentimen pasar yang bisa membuat IHSG naik atau turun. Meskipun berharap situasi tetap stabil, Rully mengakui bahwa adanya demonstrasi tidak akan mengganggu pasar selama tidak menimbulkan kerusuhan.

Penguatan IHSG di Tengah Sentimen Positif

Pada sesi perdagangan terakhir, IHSG terus mengalami penguatan. Faktor-faktor seperti pidato dari Presiden Prabowo Subianto dan target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi pada 2027 menjadi katalisator penguatan IHSG. Penguatan ini juga dipengaruhi oleh sentimen dari tingkat domestik maupun global yang terus dipantau oleh pelaku pasar.

Dari sisi perdagangan, IHSG dibuka dengan kenaikan 46,94 poin atau 0,73 persen ke posisi 6.448,83. Indeks LQ45, kelompok 45 saham unggulan, juga naik 2,83 poin atau 0,45 persen ke posisi 635,11. Selain itu, pemerintah juga menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan realisasi investasi yang meningkat untuk tahun-tahun mendatang. Hal ini turut memberikan dorongan positif terhadap IHSG.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer