Jakarta Utara Hadirkan Konsep Ekoregion Pulau Kalimantan dalam Flona 2026
Pemerintah Kota Jakarta Utara (Jakut) menampilkan konsep Ekoregion Pulau Kalimantan dalam Pameran Pertamanan, Flora dan Fauna (Flona) 2026 yang digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus hingga 28 September 2026.
Menurut Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, konsep Ekoregion Pulau Kalimantan menjadi bagian dari enam zona Ekoregion Nusantara dalam Flona 2026. Enam zona tersebut meliputi Sumatera, Jawa dan Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Maluku, serta Papua.
Kekayaan Flora, Fauna, dan Kearifan Lokal
Masing-masing zona Ekoregion Nusantara menghadirkan kekayaan flora, fauna, sejarah, keanekaragaman hayati, serta kearifan lokal dari berbagai wilayah Indonesia. Konsep ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan bio diversitas Nusantara kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara, Reina Camelia, menjelaskan bahwa melalui konsep Ekoregion Pulau Kalimantan, Jakarta Utara ingin menyoroti peran penting Kalimantan sebagai kawasan hutan tropis yang berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan global.
Miniatur Pulau Kalimantan untuk Lingkungan Asri
Konsep Ekoregion Pulau Kalimantan pada Pameran Flona 2026 menampilkan fungsi Pulau Kalimantan sebagai paru-paru dunia. Diharapkan, hal ini dapat memberikan dampak positif bagi kualitas udara di seluruh dunia. Miniatur Pulau Kalimantan di Taman Lapangan Banteng diharapkan dapat meningkatkan kualitas udara dan memberikan kesan hijau bagi Kota Jakarta.
Inisiatif ini bukan hanya sekadar dekorasi pameran, tetapi sebagai sarana edukasi untuk menunjukkan hubungan antara hutan, keanekaragaman hayati, ruang hijau, dan kualitas lingkungan perkotaan kepada masyarakat.
Flona 2026 bukan hanya tempat rekreasi, namun juga ajang edukasi untuk keluarga dan generasi muda. Masyarakat dapat menikmati kekayaan flora, fauna, dan berbagai kegiatan menarik setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Ajang ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan dan kekayaan alam Indonesia.


