Thursday, October 8, 2026
HomeBisnisMercedes-Benz Hentikan Penjualan Sejumlah Mobil Listrik di AS

Mercedes-Benz Hentikan Penjualan Sejumlah Mobil Listrik di AS

Mercedes-Benz menyiapkan perubahan besar pada jajaran kendaraan elektrifikasinya di Amerika Serikat. Mulai tahun model 2027, produsen asal Jerman itu akan menghentikan penjualan tiga model, yakni sedan listrik EQE beserta versi performa tingginya, Mercedes-Maybach EQS 680 SUV, serta Mercedes-AMG S63 E Performance yang merupakan kendaraan hibrida plug-in.

Informasi tersebut disampaikan juru bicara Mercedes-Benz kepada Car and Driver, sebagaimana dilaporkan Electrek pada Jumat (2/10). Dengan keputusan itu, EQE model tahun 2027 tidak lagi masuk dalam daftar kendaraan Mercedes-Benz yang dipasarkan di AS. Penghentian tersebut juga mencakup varian AMG dari sedan listrik itu.

Tiga model keluar dari pasar AS

Model lain yang akan dihentikan penjualannya adalah Mercedes-Maybach EQS 680 SUV. SUV listrik kelas atas tersebut memiliki harga awal 180.000 dolar AS, atau sekitar Rp3,22 miliar.

Mercedes-Benz juga akan mengakhiri pemasaran Mercedes-AMG S63 E Performance di AS. Berbeda dari dua model EQS dan EQE yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik, S63 E Performance merupakan mobil hibrida plug-in berperforma tinggi dengan harga lebih dari 180.000 dolar AS.

Meski sejumlah model akan dihentikan, Mercedes-Benz EQS sedan dan EQS SUV masih akan tersedia di pasar Amerika Serikat. Namun, kedua model itu berpotensi digantikan oleh kendaraan dari generasi yang lebih baru.

Peralihan menuju platform MMA

EQ merupakan lini kendaraan listrik generasi pertama Mercedes-Benz. Lini tersebut kini mulai beralih ke model-model yang dikembangkan menggunakan Mercedes Modular Architecture (MMA), termasuk sedan CLA dan SUV GLB generasi baru.

Mercedes-Benz CLA EV model tahun 2026 menjadi salah satu contoh kendaraan berbasis platform tersebut. Mobil ini tersedia dalam dua varian, yaitu CLA 250+ dengan penggerak roda belakang dan CLA 350 4MATIC dengan sistem penggerak semua roda.

Kedua varian CLA EV menggunakan baterai berkapasitas 85 kWh. Berdasarkan spesifikasi yang disebutkan, baterai itu memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga sekitar 602 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

Di Amerika Serikat, Mercedes-Benz CLA 250+ ditawarkan dengan harga mulai 47.250 dolar AS atau sekitar Rp845 juta. Sementara itu, harga awal CLA 350 4MATIC mencapai 49.800 dolar AS, setara sekitar Rp890 juta.

Model-model listrik terbaru Mercedes-Benz juga membawa pendekatan desain yang lebih dekat dengan kendaraan bermesin pembakaran internal. Ciri tersebut terlihat dari penggunaan grille berukuran besar dan bentuk bodi yang lebih tegas, berbeda dari kesan desain yang selama ini melekat pada sebagian model listrik dalam lini EQ.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer