Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta akan melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan melakukan sorti penerbangan 2-3 kali sehari selama 10 hari. Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Michael Sitanggang, menyampaikan bahwa OMC tahap ketiga akan berlangsung dari 11 hingga 20 Maret 2025 dengan kerja sama dari beberapa instansi terkait. Sorti penerbangan dilakukan sesuai dengan potensi pertumbuhan awan hujan dengan dukungan dari BMKG, TNI AU, dan PT. Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI).
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memulai OMC secara bertahap sebagai langkah mitigasi banjir. Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo, telah berkomunikasi dengan Kepala BMKG terkait hal ini. OMC akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah Jakarta dan pada 11 Maret akan dilakukan modifikasi cuaca yang lebih intensif karena diprediksi akan terjadi curah hujan tinggi. Langkah ini diambil untuk mengendalikan dampak banjir yang mungkin terjadi di wilayah tersebut.
Dengan menggandeng berbagai pihak terkait, diharapkan bahwa OMC ini dapat membantu mengurangi potensi bencana banjir di DKI Jakarta. Bersama-sama, instansi terkait akan bekerja untuk memitigasi risiko bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem di wilayah tersebut.








