Friday, January 16, 2026
HomeBursaAnalisis Kebijakan Celios: Strategi Pulihkan IHSG

Analisis Kebijakan Celios: Strategi Pulihkan IHSG

Diperlukan peninjauan ulang terkait kebijakan yang memberatkan APBN untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat dan investor, guna memulihkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ekonom sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menyoroti bahwa investor asing telah melepas modal dari Indonesia karena fundamental ekonomi dinilai kurang baik, sehingga IHSG mengalami penurunan. Selain itu, aliran uang yang beralih ke Surat Berharga Negara (SBN) juga mempengaruhi penurunan IHSG karena suku bunga pengembalian SBN yang tinggi.

Yang paling penting saat ini adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat dengan mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang memberatkan APBN dan memiliki sentimen negatif di masyarakat. Nailul mengungkapkan bahwa evaluasi ini harus dilakukan di pasar SBN agar likuiditas pasar uang tetap terjaga. Hal ini penting mengingat adanya trading halt di pasar saham yang disebabkan oleh penurunan kepercayaan dari investor akibat akumulasi beberapa kebijakan atau kejadian tertentu.

Lebih lanjut, penurunan peringkat investasi saham Indonesia oleh Morgan Stanley dan Goldman Sachs juga terjadi karena data fiskal yang tidak menggembirakan, seperti potensi rasio utang terhadap produk domestik bruto yang meningkat. Akibatnya, investor, terutama dari luar negeri, melakukan panic selling dan menahan investasinya sambil menunggu kebijakan dari Pemerintah. Hal ini berdampak pada penurunan nilai IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dibuka melemah pada 24 Maret.

Dengan kondisi tersebut, diperlukan langkah konkret untuk mengembalikan kepercayaan investor dan masyarakat serta memulihkan kondisi IHSG secara keseluruhan. Tinjauan ulang kebijakan yang memberatkan APBN dan evaluasi pasar SBN menjadi kunci dalam merespons situasi tersebut. Selain itu, sinergi antara Pemerintah, regulator pasar modal, dan pelaku pasar juga penting untuk membangun kembali kepercayaan dan meningkatkan daya tarik investasi di Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer