Wednesday, June 10, 2026
HomeLenggang Jakarta115 Kg Limbah Hewan Kurban di Angke Jakbar Daur Ulang Menjadi Pupuk...

115 Kg Limbah Hewan Kurban di Angke Jakbar Daur Ulang Menjadi Pupuk Organik

Di Kelurahan Angke, sebanyak 115 kilogram limbah dari proses pemotongan hewan kurban telah dimanfaatkan menjadi pupuk organik. Tindakan eco-kurban ini didukung oleh Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Achmad Hariadi, yang menganggap semangat eco-kurban sebagai bagian penting dari penyelenggaraan Idul Adha setiap tahunnya. Hariadi menyoroti pentingnya memperhatikan aspek lingkungan dalam seluruh proses kurban, mulai dari kandang hewan kurban, penyembelihan, hingga pembersihan lokasi.

Kelurahan Angke dan jajarannya diapresiasi atas inisiatif mengelola limbah hewan kurban demi menjadikannya pupuk organik. Sekretaris Kelurahan Angke, Anjas Umaryadi, menjelaskan bahwa ini adalah upaya perdana yang masih dalam tahap uji coba. Limbah padat sebanyak 115 kilogram dan limbah cair sebanyak 22,5 liter telah diambil dari lima lokasi pemotongan hewan kurban untuk diolah menjadi pupuk organik.

Anjas merinci bahwa sampah organik yang diolah meliputi kotoran hewan, isi perut, cairan darah hewan, dan limbah organik lainnya. Limbah tersebut akan diproses di instalasi composting yang berlokasi di RW 10 Kelurahan Angke. Tujuannya adalah untuk mengurangi volume limbah organik yang masuk ke saluran air atau TPST Bantar Gebang. Diharapkan ke depannya, volume ini dapat ditingkatkan dengan mengangkut limbah dari mushola atau masjid lainnya.

Upaya ini bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, praktik eco-kurban di Kelurahan Angke diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi tempat-tempat lain dalam menyelenggarakan kurban yang ramah lingkungan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer