Polisi telah mengidentifikasi bahwa akun kripto yang mengancam akan melakukan pengeboman terhadap Sekolah Internasional North Jakarta Intercultural School (NJIS) tidak berasal dari Indonesia. Ancaman tersebut tentu saja menimbulkan kekhawatiran dan kepanikan di kalangan siswa, orang tua, serta masyarakat umum. Meskipun demikian, pihak berwenang sedang bekerja keras untuk menelusuri asal muasal akun tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengamankan lingkungan sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan aman dan nyaman. Semoga kasus ini segera terungkap dan pelaku dapat ditangkap untuk bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukannya.
Polisi Bantah Akun Kripto Peneror Bom Indonesia
RELATED ARTICLES


