Sunday, August 16, 2026
HomeLintas KotaPedagang Pasar Pramuka Keluhkan Kenaikan Harga Sewa: Permohonan Gubernur DKI

Pedagang Pasar Pramuka Keluhkan Kenaikan Harga Sewa: Permohonan Gubernur DKI

Asosiasi Pedagang Pasar Pramuka menyampaikan keluhan terkait kenaikan harga sewa lapak di pasar tersebut kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam pertemuan di Balai Kota. Menurut Kuasa Hukum Asosiasi Pedagang Pasar Pramuka, Gugum Ridho Putra, tarif baru yang diterapkan dinilai terlalu tinggi, terutama oleh para pedagang obat dan alat kesehatan. Kenaikan harga sewa tersebut disebabkan oleh rencana revitalisasi pasar yang tengah dipersiapkan oleh pemerintah daerah bersama Perumda Pasar Jaya, yang membuat tarifnya meningkat hingga empat kali lipat dari sebelumnya dan memberatkan para pedagang.

Negosiasi telah dilakukan namun belum mencapai kesepakatan antara pedagang dan pengelola, meskipun telah dilaporkan ke Ombudsman RI. Dalam audiensi terakhir, Gubernur DKI Jakarta memastikan tidak akan ada penggusuran terhadap pedagang Pasar Pramuka. Sebelum renovasi, para pedagang diminta membayar Rp5 juta per tahun, namun setelah renovasi harganya meningkat menjadi Rp425 juta per kios selama 20 tahun. Himpunan Pedagang Pasar Pramuka meminta untuk melakukan negosiasi ulang terkait harga sewa kios, menawarkan Rp250 juta untuk kios di lantai dasar dan Rp200 juta untuk kios di lantai satu selama 20 tahun.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Pramono juga meminta para pedagang untuk melakukan diskusi, dan akan mengawasi proses diskusi dan negosiasi tersebut. Hal ini diharapkan dapat membantu menemukan solusi yang adil dan memberikan kepastian kepada para pedagang. Seperti dilaporkan oleh Lifia Mawaddah Putri, artikel ini disusun dengan mematuhi aturan SEO untuk meningkatkan peringkat mesin pencari dan keterbacaan. Seperti ditunjukkan oleh sumber artikel, ANTARA News, dalam berita terkini mengenai pedagang di Pasar Pramuka.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer