Sunday, August 16, 2026
HomeLintas KotaPedagang Pasar Pramuka Khawatir Harga Sewa Kios Naik

Pedagang Pasar Pramuka Khawatir Harga Sewa Kios Naik

Pedagang di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, menyampaikan keprihatinan terkait isu kenaikan harga sewa kios setelah dilakukan revitalisasi pasar. Mereka mendukung revitalisasi pasar namun khawatir dengan harga sewa yang tinggi, mencapai sekitar Rp400 juta. Pedagang seperti Damit, yang telah berjualan obat-obatan sejak 2001, berharap agar harga sewa tidak terlalu besar mengingat revitalisasi tersebut tidak membangun gedung dari nol.

Anas, seorang pedagang obat di Pasar Pramuka, juga menyoroti kondisi pasar yang semakin sepi setelah pandemi COVID-19, namun harga obat terus meningkat. Dia menilai harga sewa yang wajar seharusnya berkisar antara Rp200 juta hingga Rp250 juta untuk masa sewa 20 tahun agar tidak memberatkan pedagang. Sebelumnya, Asosiasi Pedagang Pasar Pramuka telah mengeluhkan kenaikan harga sewa lapak kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Mereka merasa tarif baru terlalu tinggi, terutama setelah revitalisasi pasar.

Perumda Pasar Jaya menyatakan bahwa informasi kenaikan harga sewa kios hingga empat kali lipat setelah revitalisasi pasar tidak benar. Penetapan tarif sewa dilakukan melalui kajian komprehensif yang melibatkan tim teknis, keuangan, dan hasil valuasi independen dari Kantor Jasa Penilai Publik. Saat ini, tarif Hak Pemakaian Tempat Usaha selama 20 tahun di Pasar Pramuka adalah Rp403 juta untuk lantai dasar dan Rp351 juta untuk lantai satu. Diharapkan agar pihak pengelola terus menjalin komunikasi baik dengan pedagang untuk menyelesaikan permasalahan terkait harga sewa pasca revitalisasi.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer