Wakil Ketua Komisi II DPR, Zulfikar Arse Sadikin, mengharapkan agar pemerintah daerah dapat meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam perencanaan program dan kebijakan, terutama setelah pemotongan dana transfer ke daerah oleh pemerintah pusat. Arse meyakini bahwa terdapat potensi besar yang bisa dieksplorasi oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan mereka, salah satunya melalui peningkatan tata kelola yang lebih baik. Menurutnya, perbaikan dalam pengelolaan keuangan dan penjabaran program dan kebijakan prioritas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat akan menjadi langkah yang efektif.
Arse menekankan pentingnya merasionalisasi pengeluaran dan mengefektifkan program-program yang ada. Ia menyoroti bahwa banyak program yang dijalankan oleh pemerintah daerah dinilai tidak efektif dan hanya menghabiskan anggaran, seperti contohnya pembangunan pagar di antara kantor pemerintah daerah. Arse juga menyoroti pentingnya pemerintah daerah untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan lain, seperti melalui peningkatan kinerja BUMD dan kerja sama dengan swasta melalui PPP atau KPS.
Pemerintah daerah diharapkan untuk lebih proaktif dalam mencari solusi untuk meningkatkan pendapatan daerah di tengah penurunan dana transfer dari pemerintah pusat. Perubahan ini juga menjadi sorotan karena penganggaran dana transfer ke daerah untuk tahun depan mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini menunjukkan perlunya langkah-langkah strategis yang diambil oleh pemerintah daerah dalam mengelola keuangan dan program-program prioritas untuk mendukung pembangunan daerah secara efektif.


