Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki ambisi untuk menjabat Gubernur DKI Jakarta lebih dari satu periode. Bagi Pramono, periode kepemimpinannya di Jakarta akan menjadi penutup dari perjalanan panjangnya di dunia birokrasi dan politik selama seperempat abad. Meskipun sebelumnya tidak pernah membayangkan menjadi pemimpin ibu kota, Pramono sekarang fokus pada masa pensiun dan menikmati waktu bersama cucu-cucunya setelah lebih dari dua dekade kariernya di pemerintahan dan politik.
Sebagai mantan anggota DPR dan Sekretaris Kabinet pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo, Pramono sekarang menegaskan bahwa setelah masa jabatannya sebagai Gubernur DKI berakhir, ia tidak memiliki niat untuk kembali mencalonkan diri dalam jabatan publik apa pun. Meskipun telah menghabiskan 25 tahun dalam bidang pemerintahan dan politik, ditambah lima tahun sebagai gubernur, total 30 tahun, Pramono telah memutuskan untuk mengakhiri karier publiknya.
Meskipun demikian, Pramono berkomitmen untuk bekerja dengan baik hingga akhir masa jabatannya. Dia berfokus untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang belum terselesaikan oleh sejumlah Gubernur DKI Jakarta sebelumnya. Dengan tidak adanya beban politik atau target pribadi di masa depan, Pramono bertekad untuk memastikan bahwa program-program yang dibawanya selesai dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Jakarta.


