Polisi telah berhasil menangkap dua pria dan seorang perempuan yang diduga membawa senjata tajam untuk tawuran di kawasan Otista, Jatinegara, Jakarta Timur. Menurut Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, pelaku saat ini diamankan di Polres Metro Jakarta Timur. Polisi juga mengimbau masyarakat dan orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas remaja guna mencegah terlibat dalam aksi tawuran yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain. Warga setempat menyampaikan bahwa peristiwa ini berawal dari kejar-kejaran sekelompok warga dari Jatinegara Barat menuju Kampung Melayu. Salah satu motor berbonceng tiga akhirnya tertangkap di tempat tersebut.
Menurut keterangan Muhammad Cholid, dua pria dan satu wanita yang diamankan diduga hendak terlibat dalam aksi tawuran pada Sabtu sekitar pukul 23.35 WIB. Ketiganya langsung diamankan oleh petugas dari Polsek Jatinegara dengan bantuan warga. Dalam pemeriksaan, petugas menemukan dua senjata tajam berupa parang dan celurit panjang yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Rekaman CCTV menunjukkan aksi kejar-kejaran yang melibatkan dua pria dan seorang perempuan yang diduga sedang hamil. Penggeledahan dilakukan untuk memastikan tidak ada barang berbahaya lain, yang disaksikan oleh warga perempuan. Selain senjata tajam, polisi juga mengamankan telepon genggam milik para pelaku sebagai barang bukti. Kelompok tersebut diduga hendak menuju lokasi tawuran di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan.
Sebelum tertangkap, rombongan tersebut bergerak dengan beberapa sepeda motor lain. Namun, sebagian kendaraan melarikan diri ke arah Kampung Melayu. Berdasarkan identitas yang diperiksa petugas, para pelaku bukan merupakan warga setempat dan berasal dari kawasan Cipinang Jagal, Rawamangun, Pulogadung. Pihak Kepolisian masih mendalami kasus ini serta menelusuri kelompok lain yang sempat melarikan diri.


