Pagi ini, IHSG BEI melemah mengikuti tren global tertekan oleh kenaikan harga minyak mentah. Hal ini terjadi setelah dibuka menguat namun akhirnya bergerak turun 7,40 poin atau 0,11 persen ke level 6.670,80 pukul 09.55 WIB. Sementara itu, indeks LQ45 turun 0,52 poin atau 0,08 persen ke posisi 663,73.
Gejolak Kenaikan Harga Minyak dan Ketegangan AS-Iran
Ketegangan antara AS dan Iran meningkat akibat aktivitas militer kedua negara yang berakibat pada kekhawatiran pasokan minyak melalui Selat Hormuz. Amerika Serikat melaporkan menghancurkan lima kapal pengangkut minyak Iran, sementara Iran membalas dengan serangan terhadap kapal dan fasilitas yang terkait dengan AS. Hal ini mendorong kenaikan harga minyak mentah dan imbal hasil US-Treasury.
Di tengah gejolak tersebut, ECB diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps, sementara inflasi China naik menjadi 0,8 persen (yoy) pada Agustus 2026. Di dalam negeri, IKK Indonesia mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya, meskipun data penjualan ritel menunjukkan penurunan.
Bursa Global Melemah
Bursa Eropa dan Wall Street AS mengalami penurunan pada penutupan Rabu kemarin. Euro Stoxx 50, FTSE 100, DAX Jerman, dan CAC 40 Prancis melemah di Eropa, sementara S&P 500, Nasdaq Composite, dan Dow Jones turun di Wall Street. Sementara itu, bursa saham regional Asia juga mengalami pelemahan pagi ini.


